Tak Banyak Disorot, Zulfikar Dachlan Ternyata Mempunya Peran Penting di Proyek Bandara Dhoho Kediri

Tak Banyak Disorot, Zulfikar Dachlan Ternyata Mempunya Peran Penting di Proyek Bandara Dhoho Kediri

Proyek strategis di Jawa Timur yaitu Pengembangan Bandara Dhoho Kediri dapat terselesaikan dengan baik sesuai kesepakatan yang sudah ada. Dalam proyek ini, Zulfikar Dachlan berperan sebagai ketua tim/tenaga ahli yang berfokus kepada penguatan perencanaan, koordinasi, dan optimalisasi pelaksanaan proyek.

Dalam proyek pengemabangan Bandara Dhoho Kediri, Zulfikar atau yang dikenal sebagai bang Zul terlibat dalam penguatan analisis kelayakan proyek, yang didalamnya termasuk evaluasi aspek ekonomi dan teknis agar dapat memastikan investasi di bandara dapat berjalan dengan baik sesuai kesepakatan yang sudah ada. Bang Zul juga terlibat dalam penyusunan strategi operasional dan pengembangan bandara dan proses pengadaan yang dibutuhkan oleh Bandara Dhoho, agar bandara Dhoho dapat menjadi penunjang pertumbuhan wilayah Jawa Timur.

Selain itu, bang Zul juga menjadi bagian dari tim penguatan koordinasi lintas stakeholder, seperti pemerintah daerah, pihak operator bandara, dan investor, dapat dikatakan bahwa peran ini sangat penting karena harus memastikan sinergi untuk percepatan proyek pengembangan dan pengoperasian bandara Dhoho.

Dalam penjelasannya, bang Zul melihat bahwa bandara Dhoho sangat memiliki potensi besar agar mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah Kediri.

“Saya melihat bahwasannya bandara Dhoho ini bukan hanya sebagai infrastruktur transportasi saja, akan tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang baru di wilayah Kediri dan sekitarnya. dengan adanya pengembangan dan pengadaan ditambah dengan pengelolaan yang tepat dapat membuka peluang investasi dan meningkatkan perekonomian,” ujar bang Zul saat dijumpai oleh tim redaksi kabarkoperasi.id.

Bang Zul juga menambahkan pentingnya perencanaan yang sangat teliti dan matang untuk pengembangan bandara.

“Dapat dikatakan bahwa kunci keberhasilan suatu proyek dapat dilihat dari adanya perencanaan yang kolaborasi dan komprehensif yang matang antara pihak terkait, agar pada saat bandara sudah beroperasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tambah bang Zul saat diwawancarai oleh tim redaksi kabarkoperasi.id.

Dalam proyek ini, bang Zul sangat optimis dengan adanya strategi yang sudah disusun dan direncanakan, bandara Dhoho Kediri dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia, karena turis dari lokal hingga mancanegara dapat berkunjung ke Kediri untuk menikmati pariwisata di daerah Kediri.  

Sumber: kabarkoperasi.id

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Membangun Sistem.
Menggerakkan Kolaborasi.
Memberikan Manfaat.

M. Zulfikar Dachlan